Wednesday, 30 June 2010

Isu Pembacokan di Yogyakarta Resahkan Warga (Jogja)

Warga Yogyakarta resah. Bukan karena ancaman gempa yang memporakporandakan pada tahun 2006 dulu, namun karena isu pembacokan yang terjadi di sekitar ring road utara tahun 2010 ini.

Saya sebagai warga jogja, turut miris mendengar kabar tersebut. Apalagi setelah dapat pesan singkat di Handphone (HP) saya yang mengatasnamakan sumbernya dari polri jogja lewat kaskus dan Kedaulatan Rakyat.

Tiap pulang agak malam dikit sekitar jam 22.00 perasaan menjadi was-was terus apalagi sekarang jalan malah tambah sepi lagi. Dan benar saja kalau melihat orang yang make motor vario putih jadi parno, seperti unkapan warga lain di bawah ini yang saya dapat dari detikcom.
pembacokan di Yogyakarta

"Aksi Pembacokan di Ring Road Jogja"
dan jalan-jalan lain malah kemungkinan menyebabkan tindak kriminalitas seperti pencurian dan lain-lainnya karena semakin sepinya daerah Yogyakarta jika telah menginjak tengah malam setelah kabar tersebut.

Konon, dua minggu yang lalu, dalam semalam, 4 orang menjadi korban pembacokkan. Semuanya terjadi di sekitar ring road utara, Yogyakarta.

Kabarnya, pembacokan pertama kali terjadi di ring road utara daerah Casa Grande, 15 Juni dini hari. Pelaku kemudian mengulangi aksinya di daerah Maguwo. Setelah itu, si pelaku menyerang seseorang di Jalan Wonosari.

"Yang terakhir itu perempuan yang lehernya nyaris putus," kata Minoz, salah satu warga Yogyakarta saat berbincang dengan detikcom, Selasa (29/6/2010).

Menurut sas sus yang beredar di kalangan warga, si pembacok mengendarai Honda Vario berwarna putih. Semua korban adalah pengendara sepeda motor.

"Malah yang terakhir, perempuan yang dibacok di lehernya terus si pelaku ngambil duitnya dan disebar di mukanya," katanya.

Karena isu ini, warga Yogya pun resah. Jika melintas daerah ring road utara, mereka jadi saling curiga.

"Terutama kalau lihat vario putih, semua pada parno," kata Minoz.

Hal yang sama juga diungkapkan Ega, salah satu warga Yogya yang tinggal di daerah ring road utara. Konon, korbannya sudah 7 orang. Sementara pelakunya, masih misterius.

"Korban sudah banyak, ngeri," kata Ega.

Ega merasa takut jika harus pulang dari kantor dan hari mulai gelap. "Aku takut, kan rumahnya daerah situ," kata Ega cemas.

Keluarga korban pembacokan minta aparat kepolisian serius, Kapolsek Ngemplak pun membenarkan Ada 3 Pembacokan Dalam Semalam, Polda Yogya Bentuk Tim Khusus Ungkap Kasus Pembacokan, Kronologis Kejadian Pembacokan di Ring Road Jogja


Kepada seluruh warga Yogyakarta, saya mohon waspada saja dan jika tidak ada keperluan yang sangat penting dan mendesak, ya gak usah lah maen-maen di jalan ringroad utara, casa grande, ringroad - jl magelang, jl. solo, dan jalan besar yang sepi lainnya. Karena memungkinkan orang yang minta tolong disitu gak digubris ma orang yang lalu lalang dengan kecepatan relatif tinggi. Salam KUHASC EXPRESS

Isu Pembacokan di Yogyakarta Resahkan Warga (Jogja)

Setelah membaca artikel ini kami mohon anda merecommeded dengan mengklik g+ diatas.

No comments:

Post a Comment

free counters