Wednesday, 2 June 2010

Standar Deviasi dan Varians dalam Statistika

Dalam Penelitian saya, ada kesulitan dalam penyelesaian analisis data yaitu menggunakan ANAVA atau ANOVA (Analisis Varians atau Analise of Variance) juga mengenai perhitungan datanya untuk mencari Kesimpulan atau Hipotesis tentang Standar Deviasi dan Varians. Setelah saya cari-cari menggunakan Search Engine dengan kata "Standar Deviasi dan Varians" saya kumpulkan hasil search Standar Deviasi dan Varians sehingga dapat saya simpulkan data menghitung Standar Deviasi dan Varians, dan Skor Deviasi dari sebuah hasil data yaitu sebagai berikut :


Standar Deviasi dan Varians
Salah satu teknik statistik yg digunakan untuk menjelaskan homogenitas kelompok.
Varians merupakan jumlah kuadrat semua deviasi nilai-nilai individual thd rata-rata kelompok.
Sedangkan akar dari varians disebut dengan standar deviasi atau simpangan baku.



Standar Deviasi dan Varians
Simpangan baku merupakan variasi sebaran data.
Semakin kecil nilai sebarannya berarti variasi nilai data makin sama
Jika sebarannya bernilai 0, maka nilai semua datanya adalah sama.
Semakin besar nilai sebarannya berarti data semakin bervariasi.

Contoh varians
Simpangan = Nilai ke n – total X
simpangan 1 = 60 – 71 = -11

Daftar nilai mahasiswa
No
Nilai (Xi)
Simpangan (deviasi)
Xi – X
Simpangan Kuadrat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
60
70
65
80
70
65
75
80
70
75
-11
-1
-6
9
-1
-6
4
9
-1
4
121
1
36
81
1
36
16
81
1
16
710:10 = 71
0
390
Selanjutnya dapat dihitung varians, yaitu rata-rata dari total simpangan kuadrat
Simpangan kuadrat = 390
Varians = 390/10 = 39
Standard deviasi = akar varians
Standard deviasi = √390 = 6,2450
Berarti data kelompok nilai mahasiswa memiliki tingkat simpangan baku 6,2450

Sekian dari saya tentang Perhitungan Skor Deviasi dari Standar Deviasi dan Varians.
Semoga contoh Cara Menghitung Standar Deviasi dan Varians diatas dapat membantu bagi pembaca yang ingin Mengetahui Pengertian dari Standar Deviasi dan Varians.
Salam Sukses. (Radit MT)

Standar Deviasi dan Varians dalam Statistika

Setelah membaca artikel ini kami mohon anda merecommeded dengan mengklik g+ diatas.

28 comments:

Anonymous said...

Thanks gan, sangat jelas.

Anonymous said...

Lupa...contoh standar deviasi mestinya akar kuadrat 39, bukan 390.

KUHASC EXPRESS said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

itu 390 darimana? help

Anonymous said...

39 tu darimana....tolong di jelaskan donk

Anonymous said...

kalo standar deviasi lebih besar dari rata-rantanya artinya apa ya? interpretasiinnya gmn ya?

KUHASC EXPRESS said...

yang benar 390 yaitu simpangan kuadrat dari Xi, semoga dengan hasil editan saya yang baru ini tidak ada kesulitan lagi yang ditanyakan. jika ada silakan,...

kalo standar deviasi > nilai rata-rata maka tingkat variasi data makin tinggi

ema said...

thank ya aq dah ngrt,tp gmn sc buat css n html ky pxmu tolong ya bg2 infonya..

KUHASC EXPRESS said...

untuk css dan html nya saya belum sempat share caranya, mungkin kedepan saya bagi e booknya

Anonymous said...

tau berapa prosentase penyimpangan anggaran dikatakan wajar ga?

Anonymous said...

gggggggggggggggggggggggggggg

Anonymous said...

untuk apa standar deviasi & variansi dalam suatu analisa data atau dengan kata lain apa gunanya ditampilkan nilai-nilai tsb.

suhartini said...

trims ya....sangat membantu
saya izin copy untuk catatan pribadi saya...^^
tq

Anonymous said...

bukannya N nya dikurangi 1 gan ??
10-1 = 9 .... jd 390/9 ...
maaf klo salah ...
#belajar

KUHASC EXPRESS said...

prosentase penyimpangan anggaran menyusul

gg thanks

ditampilkan sbg exam

suhartini>>silakan

sama2 belajar

Agus said...

untuk nilai standar deviasi yang dikategorikan bagus itu berapa ya?
contoh nilai SD di atas = 6,2450
nah, apakah itu bisa dibilang bagus?

katanya semakin kecil nilai SD berarti semakin bagus kan..
klo gitu, apakah ada standarnya ya untuk setiap sampel yg berbeda?

thanks bray..!

Anonymous said...

mantep nih!

tapi tolong jelasin kegunaan varians dong masbro, kalo standar deviasi kan gunanya mengetahui seberapa bervariasinya data tersebut. kalo varians apa ?

Anonymous said...

sebagai koreksi saja.
Untuk Std. Deviasi seharusnya 6,5828.
karena untuk menghitung varians, seharusnya dibagi n-1, bukan n saja.
dalam contoh diatas seharusnya (10-1) = 9
So, variance seharusnya 390/9 = 43.3333
Std Dev = √43.3333 = 6,5828
Have a nice day... :)

muhammad rifki said said...

thx,. guys,
now, i have. understood,. :D

Ilham jafri said...

pa untungx Cari std. Dev.?
Pa boleh pneliti tdk mngHitUng SD dr nilai yg d peroleh?

Anonymous said...

maaf saya masih di dasaran....mohon d terangkan lebih detail lagi...mkch, terutama dari segi etimologi dan terminologinya

rusly12 said...

manfaat inpohnya gan
tpi lok bisa ditambah jga tentang bab yang lain gan,,,,,maksih sebelumnya gan

Anonymous said...

Utk menghitung st.dev bisa dibagi N atau N-1, tergantung dari data yang diambil. Klo data diambil dari semua populasi (N) maka dibagi N. tetapi klo data yg diambil hanya beberapa saja (sample data) mk harus dibagi N-1. Jadi klo contoh diatas jmlh semua muridnya 10, mk perhitungan stdev sdh benar dibagi 10. Tetapi klo ternyata 10 org murid itu merupakan sampel saja dari total murid mis, 24 org, mk hrs dibagi 9 =(10-1). cek link http://standard-deviation.appspot.com/

Anonymous said...

benar-benar jelas,,
trims gan,,

Ananda Wijaya said...

Masih agak bingung

Ananda Wijaya said...

Masih agak bingung

Arvin Muhammad Yafiz said...

Kalo mau mencari simpangan kuadrat itu gimana ???

Anonymous said...

Hdhhdbs

Post a Comment

free counters