Pemesanan Decal, Stiker, Undangan, dan segala bentuk desain grafis dan cetakan lainnya ke PIN BB 20C67A2C atau di 08562558538 BUKTIKAN HARGA MURAH DAN KUALITAS KAMI!!!

Minggu, 12 Desember 2010

Kacang Kara Benguk (Mucuna pruriens L )

Kembali saya menulis tentang penelitian saya yang mengungkap manfaat dari Kacang Kara Benguk (Mucuna pruriens L ). Disini saya ingin mengulas deskripsi teori saya tentang Kacang Kara Benguk (Mucuna pruriens L ) semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca yang belum mengetahuinya. Dan itung-itung saya nyimpen arsip tentang penelitian saya biar gak ilang heheheheee



Kacang-kacangan atau leguminosa merupakan sumber protein terbesar dari bahan nabati. Meskipun terdapat sekitar 13.000 spesies dari famili leguminosa hanya ada beberapa spesies kacang-kacangan yang kini dimanfaatkan untuk bahan makanan manusia, antara lain : kacang tanah, kacang kedelai, kacang gude, kacang tunggok/tolo, kacang merah, kara benguk, kecipir, kacang arab, kacang bogor, kacang babi dan lamtoro.  Diantara spesies tersebut hanya kacang tanah, kedelai, dan kacang hijau yang pemanfaatannya sudah dikembangkan atau diolah menjadi suatu produk tertentu, misalnya minyak goreng, kecap, tauco, dan susu (Winarno, 2002: 103-104).
Salah satu spesies yang pemanfaatnya masih belum berkembang adalah kara benguk. Kara benguk (Mucuna pruriens L) merupakan tanaman asli Indonesia. Ada dua tipe kara benguk, yaitu cepat menghasilkan (3-4 bulan) dan tipe lambat menghasilkan atau tahunan (6-7 bulan). Tanaman kara benguk ini dapat tumbuh dan menghasilkan polong yang baik di atas tanah tandus dan kering bahkan tanpa perawatan (Dyah Nurkatika Ratri, 2003: 5). Kara benguk terbagi menjadi empat macam varietas yang ada di Jawa, yaitu : rase (putih dengan bercak hitam), lutung (hitam), rempelo (merah), dan putih (putih) (Bayu k dan Setyo H, 2006: 9)
Kedudukan kara benguk dalam taksonomi tumbuhan adalah sebagai berikut :
                        Kingdom         : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
                        Divisi               : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
                        Sub-divisi        : Angiospermae (biji teetutup)
                        Klas                 : Dicotyldone (biji berkeping dua)
                        Ordo                : Resales
                        Famili              : Leguminose
                        Genus              : Mucuna
                        Spesies            : Mucuna pruriens L
Biji kacang kara benguk yang telah masak (tua) dan kering memiliki kulit tebal, mengkilat, berserat, berukuran besar, pipih, berbentuk oval, pada salah satu sisinya sedikit datar. Bagian dari biji yang terbanyak adalah kotiledon, yaitu sekitar 87% bobot biji. Biji proporsinya 13,55% bobot biji dan melekat erat pada kotoledon (Dyah Nurkatika Ratri, 2003: 6)
Biji kara benguk yang telah dewasa banyak dikonsumsi masyarakat dalam bentuk tempe kara benguk. Tempe kara benguk dapat dikonsumsi dalam bentuk digoreng dan dibuat snack.
Biji kara benguk mengandung protein tinggi, karbohidrat, dan serat, juga vitamin dan mineral. Kandungan karbohidrat serat dan beberapa mineral seperti Mg dan Fe pada kara benguk lebih tinggi daripada kedelai (Sri Handajani, 1997: 2). Berikut ini pada Tabel 1 disajikan komposisi asam amino biji kara benguk.



Tabel 1. Komposisi Asam Amino Biji Kara Benguk (mg/100 g Bahan)
Asam Amino
Jumlah
Asam Amino
Jumlah
Isoleusin
Leusin
Lisin
Metionin
Sistein
Fenilalanin
Tirosin
Threonin
Triptofan
991
1510
1336
184
197
1056
863
918
331
Valin
Arginin
Histidin
Alanin
Asam aspartat
Asam glutamate
Glisin
Prolin
Serin
1028
1322
468
752
2751
3181
955
1244
1037
                                                                                    (Sumber : Anonim, 1995: 62, 72)

Kacang Kara Benguk (Mucuna pruriens L )

Setelah membaca artikel ini kami mohon anda merecommeded dengan mengklik g+ diatas.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

boleh tau tentang bagaimana metode elusidasi dan isolasinya??

Lina Sadoek mengatakan...

Dimana bisa mendapatkan bibit kara benguk? trimakasih untuk infonya

obat jerawat herbal mengatakan...

mantaap sekali gan..

obat jerawat herbal mengatakan...

sip gan

Radityo mahmud tavipiono mengatakan...

Anonim_cukup panjang menjelaskan disini, ungkin bisa cari referensi dari buku
lina sadoek_bibit kara benguk butuh berapa kg? bisa saya carikan. trims kembali
obat jerawat herbal_thanks sob

Poskan Komentar

free counters